Simplified

mulai dari yang paling sederhana

Posts Tagged ‘Curhat

Jendela di Depan Kamar Kosku

with 17 comments

What do you think? 😀

Written by rakhmawan

May 23, 2009 at 8:19 am

Posted in Curhat, Serba-Serbi

Tagged with

I’m Back

with 5 comments

Alhamdulillah.. setelah sekitar lebih dari 3 bulan idle mengisi blog ini, sekarang insya Allah sudah bisa mulai menulis lagi blog ini.. 😀 . Semoga bisa menulis dan mencurahkan segala pikiran di kepala ini lagi dengan penuh semangat, serta berharap tulisan-tulisanku nanti bermanfaat dan jauh dari hal-hal yang mudharat (negatif-red).

Sekalian juga bertepatan dengan hari raya Idul Fitri 1429 H, saya ucapkan “Mohon Maaf Lahir dan Batin, Semoga Amal Ibadah Kita di Bulan Ramadhan diterima Allah SWT”. Amin…

Written by rakhmawan

September 26, 2008 at 3:04 pm

Posted in Curhat

Tagged with

Ragu Nulis Tentang Politik

with 6 comments

Semenjak nulis blog sampai sekarang belum pernah sekalipun saya menulis tentang hal-hal yang berbau politik walaupun kadarnya cuma sedikit (sebenarnya pengen juga sekali-kali). Bukan karena nggak suka politik, tapi karena bagi saya pribadi berpikir tentang politik itu berat. Politik itu surganya pro dan kontra, dan biasanya pendekatannya itu pendekatan konflik.  Nah ini dia yang saya kurang suka, pendekatan konflik! (jadi inget kuliah kapita selekta kemarin sama pak Ismail dari Postel.. he..he.. ).

Mungkin karena lumayan jengah juga dengan permainan-permainan politik di negeri ini. Yang salah bisa jadi benar dan yang benar bisa jadi salah, fiuhhhh.. Sekali lagi bukan karena antipati terhadap hal-hal yang berbau politik, tapi cuma menyampaikan uneg-uneg kurang puas aja terhadap kondisi politik di negara ini. Saya mah rakyat kecil yang hanya bisa berharap agar bapak-bapak yang di atas sana itu sedikit lebih baik lagi mengabdi kepada negara.

Tapi walau bagaimanapun kurang beresnya politik, saya juga tidak setuju kalau ada orang yang bilang “Politik itu kotor jangan lah coba-coba masuk ke sana!“. Lah kalau semua orang beranggapan kayak gini, ntar yang masuk ke bidang politik nggak ada orang baiknya, bisa lebih bahaya tuh.. cilaka beranak pinak nantinya. Politik itu sangat penting dan fundamental bagi kehidupan bernegara, tapi ya itu semakin penting dan ‘basah’ bidangnya semakin banyak orang yang memperebutkannya.

Kalau ditanya, “Mau nggak masuk ke politik?”. Hmm.. Mungkin nanti deh kalo udah gede dan kalo jadi takdirnya he..he.. Btw jadinya kok malah nulis tentang politik nih hihihi.

Written by rakhmawan

April 12, 2008 at 4:19 pm

Posted in Curhat, Sosial & Budaya

Tagged with

Documentation Blog

with 4 comments

Setelah dipikir akhirnya saya putuskan untuk membuat alamat blog baru yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan tulisan-tulisan yang berbau teknis. Berikut beberapa alasan mengapa saya putuskan memisahkan antara tulisan non-teknis dengan tulisan teknis:

  • Mendokumentasikan beberapa tulisan teknis
  • Kurang enak dilihat kalau tulisan teknis dan non-teknis ditampilkan berbarengan di dalam satu blog.

Dengan adanya blog baru khusus teknis ini saya harap lebih memacu diri sendiri untuk mendokumentasikan hal-hal teknis yang pernah saya kerjakan atau pernah saya pelajari. Syukur-syukur kalau bermanfaat juga bagi orang lain. Minimal kalau dokumentasi ini saya sebar di internet , bila ada yang meng-copy-nya dan menyimpannya di tempat lain bisa saya dapatkan lagi bila suatu saat kehilangan dokumentasi saya sendiri. 

Akhir kata karena dokumentasi itu begitu penting, blog baru ini resmi dibuka 🙂 . 

Written by rakhmawan

April 9, 2008 at 1:23 pm

Posted in Serba-Serbi

Tagged with

The Journalist

with 2 comments

Mulai tanggal 28 Maret ’08, saya ubah tampilan blog ini (lebih tepatnya ganti theme) menjadi lebih fresh dibanding tampilan sebelumnya. Judul theme ini adalah “The Journalist“, bernuansa hitam putih dengan layout sederhana tapi berkesan modern. Karena tampilan yang sederhana inilah kuputuskan untuk menggunakannya, menyesuaikan dengan judul blogku “Simplified“.

The Journalist, punya suatu nilai rasa pemaknaan tersendiri bagiku. Berkaitan dengan tujuanku menulis blog yaitu mengasah kemampuan dalam menulis dan berbagi sedikit pengetahuan tentang beberapa hal yang kuketahui. Memang tidak pernah bercita-cita menjadi seorang journalist, tapi saya menaruh respect cukup tinggi terhadap orang yang berprofesi sebagai journalist dan berharap suatu saat tulisan-tulisanku memiliki kualitas setara dengan para journalist terkemuka dunia.

Ada sebuah doa dan harapan disini, bisa menghasilkan tulisan setara dengan tulisan para journalist atau menjadi seorang journalist. Mungkin masih lama untuk mencapai tahap itu karena memang butuh pengalaman dan proses yang cukup panjang. Minimal sekarang bisa menjadi journalist bagi diri sendiri, membuat tulisan, publish, lalu mengedit bagian-bagian penting yang kurang pas dari tulisanku, serta mengkritik sendiri tulisan-tulisan itu sembari berharap kedepannya dapat menulis lebih baik lagi.

Terakhir kalinya saya ucapkan terima kasih kepada “Lucian Marin” yang telah membuat “The Journalist”.Thanks

 

Written by rakhmawan

April 2, 2008 at 9:37 pm

Posted in Curhat, Serba-Serbi

Tagged with ,

Mainan Harian

with 5 comments

Iseng-iseng jepret laptop sama PC yang digunakan buat ngerjain TA. Kasihan dua makhluk ini, tiap hari diperas tenaganya buat ngerjain TA yang nggak kunjung selesai ha..ha.. semoga amal ibadah mereka diterima 🙂 . Buat ngerjain laporan, diagram, serta catatan penting disimpan di lapie ini (Lenovo Y410, OS:Windows Vista Business).

                   laptopPC_diperkecil 

 

Sementara PC paling kanan bagian remuk-remuknya, ngejalanin Dynamips yang super berat dan butuh RAM gede (PC rakitan, OS:Linux Ubuntu 7.10). PC ini nggak perlu layar monitor, keyboard, dan mouse, karena aksesnya bisa di remote (pakai VNC Server). UPS di sebelahnya nggak tahu punya siapa, siapapun yang punya izin pinjem dulu.. .

Mudah-mudahan masih kuat dan tahan lama 😀

Written by rakhmawan

April 1, 2008 at 5:33 pm

Posted in Serba-Serbi

Tagged with

hikmah itu mahal

with 9 comments

Semua orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit di dalam hidupnya. Namun biasanya baru sadar ketika kita sudah sampai di puncak kebingungan. Saat itulah kita mulai flashback tentang apa saja yang telah kita lalui dan telah kita lakukan hingga kita berada dalam keadaan seperti itu (berada dalam kebingungan).

Maka beruntunglah orang-orang yang cepat mengambil hikmah dari masalah yang dihadapinya, semakin cepat dia menemukan hikmah itu maka semakin cepat pula dia untuk mulai memperbaiki diri dan kemudian keluar dari masalah yang dihadapinya. Namun tidak semudah itu untuk mendapat hikmah tersebut, Tuhan akan memberikan hikmah kepada siapapun yang Dia mau. Bila dia menginginkan seseorang memperoleh hikmah maka orang itu pasti akan memperoleh hikmah yang menyelamatkannya. Akan tetapi bila Dia tidak menginginkan seseorang memperoleh hikmah, sekeras apapun orang itu berusaha maka dia tidak akan memperoleh sedikitpun hikmah tersebut.

Bagi orang beriman, hikmah adalah suatu kenikmatan yang luar biasa. Dengan hikmah orang mulai bisa merubah dirinya, dengan hikmah pula seseorang mampu menjadi lebih baik lagi. Bisa dikatakan hikmah itu tak ternilai harganya, karena selain memang tidak bisa dinilai dengan uang hikmah juga hanya bisa dirasakan. Bayangkan seseorang yang mulai bangkrut perlahan, bila tidak cepat-cepat mengambil hikmahnya maka orang tersebut akan semakin bangkrut dan terpuruk. Ketika itulah dia akan bisa mengatakan hikmah itu mahal , karena bila dia cepat mengambil hikmah dan merubah dirinya saat itu juga dia akan terhindar dari kebangkrutan dan itulah letak kemahalannya. Begitu juga sebaliknya, bila cepat mengambil hikmah maka itulah keuntungan yang sangat besar.

Nah bagaimana supaya kita dapat dengan mudah memetik hikmah dari setiap kejadian yang menimpa diri kita? Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan mengenai masalah ini, tapi yang pertama dan yang paling utama adalah menjaga kebersihan hati kita selalu. Bila hati kita bersih, maka bagian diri kita yang lain juga akan bersih, pikiran bersih, tidak ada prasangka yang negatif, penuh dengan pikiran positif , dan selalu optimis. Dengan begitu kemungkinan besar hikmah yang positif akan mampir di hati sanubari kita. Penulis ingin berbagi tentang hal ini, karena penulis sudah pernah merasakan sendiri hal tersebut. Betapa hidup kalau tidak ada hikmah yang tidak bisa diambil, maka yang ada hanyalah kesempitan hidup.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dan menjadi pemacu diri kita agar lebih baik lagi kedepannya.

Written by rakhmawan

January 18, 2008 at 2:18 pm

Posted in Curhat, Serba-Serbi

Tagged with