Simplified

mulai dari yang paling sederhana

Aikido

leave a comment »

Aikido adalah suatu seni beladiri yang dikembangkan oleh Morihei Ueshiba sejak sebelum perang dunia ke 2 sampai pertengahan tahun 60-an. Sebagai suatu seni beladiri, aikido memiliki filosofi yang unik dan sedikit berbeda dengan ilmu beladiri lainnya. Salah satunya adalah jarang dipelajari teknik menyerang lawan atau membunuh lawan. Teknik di dalam aikido biasanya digunakan untuk  mempertahankan diri dari serangan lawan serta menggunakan aliran tenaga lawan untuk menjatuhkan lawannya itu.

logo aikido

Di dalam aikido tidak hanya diajarkan tentang teknik-teknik mempertahankan diri tetapi juga diajarkan tentang bagaimana kita mampu menguasai diri dan membaca serta merasakan aliran tenaga lawan. Filosofi aikido bukan untuk mencari lawan atau menghancurkan lawan tetapi menyeleraskan diri dengan alam sehingga dicapai suatu keharmonisan dengan lingkungan sekitarnya. Artinya bila ada seseorang yang mau menyerang, seorang aikidoka harus dapat menyeleraskan diri dengannya sehingga aliran tenaga lawan itu dapat dikendalikan (diseleraskan) hingga akhirnya lawan itu akan jatuh karena tenaganya sendiri.

Aikido tidak dapat dipelajari hanya dari membaca teorinya saja dan berlatih sendiri tanpa partner. Aikido dapat dipelajari dengan berlatih secara rutin dengan bantuan sensei dan berlatih dengan bantuan partner kita. Berlatih dengan bantuan sensei tentu saja faktor utama dalam latihan, karena sensei (guru) tersebut yang tahu secara persis gerakan dan teknik yang benar sehingga dapat langsung mengoreksi bila terjadi kesalahan. Sementara berlatih dengan partner selain berlatih teknik juga berlatih untuk merasakan aliran tenaga lawan dan aliran tenaga kita sendiri. Dengan berlatih tekun dan berkesinambungan akan membuat seorang aikidoka semakin mantap dalam menguasai teknik-tekniknya.

 

Ada beberapa kata-kata bijak dari Morihei Ueshiba tentang beladiri

“….Di dalam beladiri sejati, hanya dikenal ‘Tidak terkalahkan’. ‘Tidak terkalahkan’ berarti ‘Tidak berkelahi’. Menang berarti menang terhadap pertentangan di dalam diri sendiri….

Sekilas mungkin sulit untuk membayangkannya. Tapi secara eksplisit artinya sangat jelas, kita ‘tidak akan terkalahkan’ karena kita tidak pernah berkelahi. Itulah uniknya Aikido sehingga didalam Aikido tidak dikenal istilah turnamen untuk mencari siapa yang terkuat dan terhebat.

Just my 2 cent,😉

Written by rakhmawan

March 25, 2008 at 9:48 am

Posted in Aikido

Tagged with ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: