Simplified

mulai dari yang paling sederhana

hikmah itu mahal

with 9 comments

Semua orang pasti pernah mengalami masa-masa sulit di dalam hidupnya. Namun biasanya baru sadar ketika kita sudah sampai di puncak kebingungan. Saat itulah kita mulai flashback tentang apa saja yang telah kita lalui dan telah kita lakukan hingga kita berada dalam keadaan seperti itu (berada dalam kebingungan).

Maka beruntunglah orang-orang yang cepat mengambil hikmah dari masalah yang dihadapinya, semakin cepat dia menemukan hikmah itu maka semakin cepat pula dia untuk mulai memperbaiki diri dan kemudian keluar dari masalah yang dihadapinya. Namun tidak semudah itu untuk mendapat hikmah tersebut, Tuhan akan memberikan hikmah kepada siapapun yang Dia mau. Bila dia menginginkan seseorang memperoleh hikmah maka orang itu pasti akan memperoleh hikmah yang menyelamatkannya. Akan tetapi bila Dia tidak menginginkan seseorang memperoleh hikmah, sekeras apapun orang itu berusaha maka dia tidak akan memperoleh sedikitpun hikmah tersebut.

Bagi orang beriman, hikmah adalah suatu kenikmatan yang luar biasa. Dengan hikmah orang mulai bisa merubah dirinya, dengan hikmah pula seseorang mampu menjadi lebih baik lagi. Bisa dikatakan hikmah itu tak ternilai harganya, karena selain memang tidak bisa dinilai dengan uang hikmah juga hanya bisa dirasakan. Bayangkan seseorang yang mulai bangkrut perlahan, bila tidak cepat-cepat mengambil hikmahnya maka orang tersebut akan semakin bangkrut dan terpuruk. Ketika itulah dia akan bisa mengatakan hikmah itu mahal , karena bila dia cepat mengambil hikmah dan merubah dirinya saat itu juga dia akan terhindar dari kebangkrutan dan itulah letak kemahalannya. Begitu juga sebaliknya, bila cepat mengambil hikmah maka itulah keuntungan yang sangat besar.

Nah bagaimana supaya kita dapat dengan mudah memetik hikmah dari setiap kejadian yang menimpa diri kita? Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan mengenai masalah ini, tapi yang pertama dan yang paling utama adalah menjaga kebersihan hati kita selalu. Bila hati kita bersih, maka bagian diri kita yang lain juga akan bersih, pikiran bersih, tidak ada prasangka yang negatif, penuh dengan pikiran positif , dan selalu optimis. Dengan begitu kemungkinan besar hikmah yang positif akan mampir di hati sanubari kita. Penulis ingin berbagi tentang hal ini, karena penulis sudah pernah merasakan sendiri hal tersebut. Betapa hidup kalau tidak ada hikmah yang tidak bisa diambil, maka yang ada hanyalah kesempitan hidup.

Semoga ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua dan menjadi pemacu diri kita agar lebih baik lagi kedepannya.

Written by rakhmawan

January 18, 2008 at 2:18 pm

Posted in Curhat, Serba-Serbi

Tagged with

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. emang mas, hikmah itu mahal.. semahal waktu kita….

    hamka

    February 15, 2008 at 11:13 pm

  2. semahal-mahalnya hikmah pasti akan kita dapatkan…
    Insya Allah…

    indra1082

    February 23, 2008 at 2:22 pm

  3. :d itulah hidup…
    bisa menjadi dewasa karena hikmah

    rakhmawan

    March 4, 2008 at 3:23 pm

  4. iya,,,
    jadi inget semua kejadian yg pernah ndun alami,,,

    alhamdulillah,,
    setelah ditelusur lebih lanjut,
    wah ternyata banyak hikmah yg bisa diambil,,,
    bener2 bisa mendewasakan diri niy,,,
    heu3,,,

    ndinndun

    March 4, 2008 at 3:30 pm

  5. bener2….
    dari setiap masalah harus coba diambil hikmahnya…
    aku masi belajar soal itu…hohoho

    seperti tulisan di comment ini..hikmahnya ada “add blogroll” ^_^

    zakki120

    March 12, 2008 at 9:37 am

  6. hikmahnya update your blog bro…

    errick

    March 13, 2008 at 5:50 pm

  7. Hikmahnya setelah baca dan kasi komentar blog ini, pasti link bogku di klik ama km…wakakkakakak.
    Btw, apa hubungan hikmah dan penyesalan hen, menurut kamu??? Thanks kalo dah jawab.ūüėČ

    sukra1

    March 22, 2008 at 6:22 pm

  8. penyesalan itu dipikir sambil merengut, kesel, n sebel. klo hikmah dipikir sambil senyum n positif…itu bedanya…

    errick

    March 23, 2008 at 9:40 pm

  9. @sukra1
    nah itu si errick sudah jawabūüėČ

    rakhmawan

    March 23, 2008 at 9:49 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: