<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pendekatan Sistemik</title>
	<atom:link href="http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/</link>
	<description>mulai dari yang paling sederhana</description>
	<pubDate>Mon, 12 May 2008 12:20:18 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
		<item>
		<title>By: rakhmawan</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-665</link>
		<dc:creator>rakhmawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 12:01:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-665</guid>
		<description>@gre

Kebetulan saya mulai mengenal System Thinking ini dari kuliahnya Pak Tasrif. Untuk kuliah Sinyal Sistem saya ambil, tapi tidak mencicipi Rekayasa Sistem.

Saya subjur Telekomunikasi mas.. 
Btw.. salam kenal buat mas Gre :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@gre</p>
<p>Kebetulan saya mulai mengenal System Thinking ini dari kuliahnya Pak Tasrif. Untuk kuliah Sinyal Sistem saya ambil, tapi tidak mencicipi Rekayasa Sistem.</p>
<p>Saya subjur Telekomunikasi mas..<br />
Btw.. salam kenal buat mas Gre <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gre</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-662</link>
		<dc:creator>gre</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 16:45:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-662</guid>
		<description>Kalo pernah mengambil kuliah pemodelan dan simulasi diajar oleh Pak Tasrif dan kuliah Rekayasa sistem, pasti mengenal sekali system thinking.

Pendekatan input-output tentu sudah dipelajari di tingkat 2  kuliah Sinyal Sistem teknik elektro. Yakni dikenal dengan transfer function.

Lebih jauh lagi, kalo anak subjur teknik kendali suatu sistem bukan hanya diamati dari input dan outputnya saja tetapi proses didalamnya. Ini dikenal dengan state space...

Btw, teknik elektro subjur apa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo pernah mengambil kuliah pemodelan dan simulasi diajar oleh Pak Tasrif dan kuliah Rekayasa sistem, pasti mengenal sekali system thinking.</p>
<p>Pendekatan input-output tentu sudah dipelajari di tingkat 2  kuliah Sinyal Sistem teknik elektro. Yakni dikenal dengan transfer function.</p>
<p>Lebih jauh lagi, kalo anak subjur teknik kendali suatu sistem bukan hanya diamati dari input dan outputnya saja tetapi proses didalamnya. Ini dikenal dengan state space&#8230;</p>
<p>Btw, teknik elektro subjur apa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rakhmawan</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-305</link>
		<dc:creator>rakhmawan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 14:36:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-305</guid>
		<description>@mas b oe d
Wah.. terima kasih atas koreksinya mas.. :) . Ternyata mas b oe d adalah ahlinya disini... salam kenal, mohon petunjuk dan sarannya.. mungkin kapan2 kita bisa saling diskusi.

Saya memang sedang tertarik dengan konsep berpikir seperti ini.. dulu dosen saya pernah mengajarkan tentang System Thinking ini. Kalau dikuliah (saya Teknik Elektro) walaupun tidak diajarkan secara mendetail dan formal tentang system thinking ini, namun konsep berpikir dalam kuliah saya secara implisit membentuk untuk berpikir sistemik.

Setiap membuat sistem selalu dibagi lagi menjadi beberapa bagian sistem kecil yang menyusunnya. Analisis dan modelling lebih enak per bagian (konsep modular) karena lebih memudahkan troubleshooting bila sewaktu-waktu terjadi masalah.

Nah saya menjadi tertarik bagaimana kalo proses berpikir ini diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari, mungkin akan sangat menarik. Oleh karena itu saya mulai tertarik dengan System Thinking secara global :)

Terima kasih sekali lagi atas koreksinya mas boed</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@mas b oe d<br />
Wah.. terima kasih atas koreksinya mas.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Ternyata mas b oe d adalah ahlinya disini&#8230; salam kenal, mohon petunjuk dan sarannya.. mungkin kapan2 kita bisa saling diskusi.</p>
<p>Saya memang sedang tertarik dengan konsep berpikir seperti ini.. dulu dosen saya pernah mengajarkan tentang System Thinking ini. Kalau dikuliah (saya Teknik Elektro) walaupun tidak diajarkan secara mendetail dan formal tentang system thinking ini, namun konsep berpikir dalam kuliah saya secara implisit membentuk untuk berpikir sistemik.</p>
<p>Setiap membuat sistem selalu dibagi lagi menjadi beberapa bagian sistem kecil yang menyusunnya. Analisis dan modelling lebih enak per bagian (konsep modular) karena lebih memudahkan troubleshooting bila sewaktu-waktu terjadi masalah.</p>
<p>Nah saya menjadi tertarik bagaimana kalo proses berpikir ini diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari, mungkin akan sangat menarik. Oleh karena itu saya mulai tertarik dengan System Thinking secara global <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Terima kasih sekali lagi atas koreksinya mas boed</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: b oe d</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-294</link>
		<dc:creator>b oe d</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 15:58:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-294</guid>
		<description>Mas Mawan, yg dibahas di sini maksudnya mungkin pendekatan sistemik bukan sistematik. Sistematik berarti runtut, satu persatu, sesuai urutannya. Pendekatan sistematik bisa jadi sistemik bisa pula tidak. Yg Mas Mawan bahas lebih tepat disebut pendekatan Sistemik. Salah satu artikel ringannya ada di 
http://budihartono.wordpress.com/2008/02/06/iceberg/

MIT menjadi pioneer untuk mengajarkan Systems thinking di pendidikan dasar, tentunya disesuaikan dengan kemampuan siswa. Sila jenguk di sini http://sysdyn.clexchange.org/road-maps/home.html

wassalam
boed</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Mawan, yg dibahas di sini maksudnya mungkin pendekatan sistemik bukan sistematik. Sistematik berarti runtut, satu persatu, sesuai urutannya. Pendekatan sistematik bisa jadi sistemik bisa pula tidak. Yg Mas Mawan bahas lebih tepat disebut pendekatan Sistemik. Salah satu artikel ringannya ada di<br />
<a href="http://budihartono.wordpress.com/2008/02/06/iceberg/" rel="nofollow">http://budihartono.wordpress.com/2008/02/06/iceberg/</a></p>
<p>MIT menjadi pioneer untuk mengajarkan Systems thinking di pendidikan dasar, tentunya disesuaikan dengan kemampuan siswa. Sila jenguk di sini <a href="http://sysdyn.clexchange.org/road-maps/home.html" rel="nofollow">http://sysdyn.clexchange.org/road-maps/home.html</a></p>
<p>wassalam<br />
boed</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rakhmawan</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-291</link>
		<dc:creator>rakhmawan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 18:16:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-291</guid>
		<description>wah kalo contoh kasus kurang begitu tau oiiiii :D. Kata dosen masalahnya, kalo saya pribadi sih baru belajar tentang System Thinking ini ya waktu kuliah :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah kalo contoh kasus kurang begitu tau oiiiii :D. Kata dosen masalahnya, kalo saya pribadi sih baru belajar tentang System Thinking ini ya waktu kuliah <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: reditya</title>
		<link>http://rakhmawan.wordpress.com/2008/03/27/pendekatan-sistematik/#comment-290</link>
		<dc:creator>reditya</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 17:45:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rakhmawan.wordpress.com/?p=48#comment-290</guid>
		<description>ndra, ada case contoh kasus gak gimana seorang anak SD amerika bisa mengimplementasikan proses berpikir ini untuk misalnya, menyelesaikan masalah sehari2 mereka..

just curious :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ndra, ada case contoh kasus gak gimana seorang anak SD amerika bisa mengimplementasikan proses berpikir ini untuk misalnya, menyelesaikan masalah sehari2 mereka..</p>
<p>just curious <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
